Ciri-ciri Fisik Imam Mahdi Serta Tanda-tanda Kemunculannya

Redaksi

syech.com- Kiamat Besar tidak akan terjadi sebelum kemunculan Imam Mahdi. Imam Mahdi bukanlah sebuah nama, melainkan julukan yang disandang oleh seorang laki-laki pilihan Allah SWT yang akan memimpin umat Islam kelak.

Dalam Bahasa Arab, kata Imam berarti “pemimpin”, sedangkan Mahdi berarti “orang yang mendapat petunjuk”. Dengan demikian Imam Mahdi adalah pemimpin yang telah diberi petunjuk oleh Allah SWT. Kehadiran Imam Mahdi ini telah termaktub dalam beberapa hadis.

Siapa itu Imam Mahdi?

Siapa itu Imam Mahdi? Kata Imam secara bahasa berarti pemimpin, sedangkan Mahdi memiliki arti orang yang mendapatkan petunjuk. Sehingga Imam Mahdi adalah pemimpin yang ditunjuk oleh Allah SWT untuk menghapus semua kezaliman dan ketidakadilan yang ada di bumi.

Namun perlu diketahui Imam Mahdi bukan merupakan sebuah nama, melainkan hanya gelar sebagaimana dengan khalifah atau amirul mukminin.
Secara garis besar tugas Imam Mahdi adalah menegakkan keadilan di bumi ketika kiamat datang. Menurut hadis riwayat Ibnu Majah, Imam Mahdi akan muncul dari timur Jazirah Arab. Imam Mahdi akan muncul setelah Dajjal dan sebelum kemunculan Nabi Isa.

Apa Tugas dari Imam Mahdi?

Imam al-Mahdi merupakan sosok yang akan muncul di akhir zaman. Imam al-Mahdi berperan untuk menguasai seluruh bangsa Arab sebagaimana Nabi SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh at Tirmizi:

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ أَسْبَاطِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْقُرَشِيُّ الْكُوفِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ عَلِيٍّ وَأَبِي سَعِيدٍ وَأُمِّ سَلَمَةَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaid bin Asbath bin Muhammad Al Qurosyi Al Kufi berkata: telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepadaku Sufyan Ats Tsauri telah menceritakan kepada kami dari ‘Ashim bin Bahdalah dari Zirr dari Abdullah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Dunia tidak akan hilang sampai seorang lelaki dari ahli baitku menguasai orang orang arab, namanya sama dengan namaku.” Abu Isa berkata: Dan dalam bab ini ada hadits dari ‘Ali, Abu Sa’id, Ummu Salamah dan Abu Hurairah, dan hadits ini hasan shahih.(Hadits Jami’ At-Tirmidzi No. 2156 – Kitab Fitnah)

Saat hari kiamat, dunia akan menjadi sangat kacau. Di tengah kekacauan dunia, Imam Mahdilah yang bertugas untuk menuntun manusia kembali ke jalan Allah.

Mulai dari memberantas hal yang mengingkari keberadaan Allah, melaksankan syariat islam berdasarkan aturan Al-Quran, mempererat perdamaian, keamanan, serta kesejahteraan umat Islam.
Imam Mahdi akan datang ke bumi dengan membawa keadilan selama tujuh tahun, hal ini disebutkan dalam hadis Baginda Nabi SAW berikut:

حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ تَمَّامِ بْنِ بَزِيعٍ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ الْقَطَّانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَهْدِيُّ مِنِّي أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الْأَنْفِ يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

Telah menceritakan kepada kami Sahl bin Tammam bin Bazi’ berkata, telah menceritakan kepada kami Imran Al Qaththan dari Qatadah dari Abu Nadhrah dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mahdi itu dari keturunanku, dahinya lebar dan hidungnya mancung, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi pernah dipenuhi dengan kejahatan dan kezhaliman. Ia akan berkuasa selama tujuh tahun.” (Hadits Sunan Abu Dawud No. 3736 – Kitab Al Mahdi)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

“Al-Mahdi akan keluar di akhir kehidupan umatku, Allah akan menurunkan hujan kepadanya sehingga, bumi menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya, diberikan kepadanya harta yang melimpah, semakin banyak binatang ternak, dan pada saat itu ummat semakin mulia, dan ia memerintah selama 7 atau 8 tahun.”

Apa Ciri-ciri Imam Mahdi?

Menurut Ensiklopedi Islam, Imam Mahdi adalah seorang juru selamat di akhir zaman yang dipilih oleh Allah SWT untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi. Imam Mahdi memiliki nama seperti Rasulullah SAW.

Demikian pula nama ayahnya yang seperti nama ayah Rasulullah. Diriwayatkan dari Abdullah bin Masud RA, Rasulullah SAW bersabda:

”Jika tidak tersisa satupun hari di dunia kecuali sehari saja, niscaya Allah akan memperpanjang hari itu dan mengirim seorang pria dari keluargaku, namanya sama dengan namaku, dan nama ayahnya nama ayahku, dia akan menebarkan kebijaksanaan dan keadilan di dunia, saat dunia dipenuhi dengan kezaliman dan ketidakadilan.”

Hal serupa juga terdapat dalam riwayat Al-Tirmidzi.

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ أَسْبَاطِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْقُرَشِيُّ الْكُوفِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ زِرٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ عَلِيٍّ وَأَبِي سَعِيدٍ وَأُمِّ سَلَمَةَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaid bin Asbath bin Muhammad Al Qurosyi Al Kufi berkata: telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepadaku Sufyan Ats Tsauri telah menceritakan kepada kami dari ‘Ashim bin Bahdalah dari Zirr dari Abdullah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Dunia tidak akan hilang sampai seorang lelaki dari ahli baitku menguasai orang orang arab, namanya sama dengan namaku.” Abu Isa berkata: Dan dalam bab ini ada hadits dari ‘Ali, Abu Sa’id, Ummu Salamah dan Abu Hurairah, dan hadits ini hasan shahih. (Hadits Jami’ At-Tirmidzi No. 2156 – Kitab Fitnah)

 

Sementara itu hadis lainnya menerangkan ciri-ciri fisik Imam Mahdi. Rasulullah bersabda:

حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ تَمَّامِ بْنِ بَزِيعٍ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ الْقَطَّانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَهْدِيُّ مِنِّي أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الْأَنْفِ يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

Telah menceritakan kepada kami Sahl bin Tammam bin Bazi’ berkata, telah menceritakan kepada kami Imran Al Qaththan dari Qatadah dari Abu Nadhrah dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Mahdi itu dari keturunanku, dahinya lebar dan hidungnya mancung, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi pernah dipenuhi dengan kejahatan dan kezhaliman. Ia akan berkuasa selama tujuh tahun.” (Hadits Sunan Abu Dawud No. 3736 – Kitab Al Mahdi)

Dari beberapa hadis tersebut, dapat dipahami beberapa ciri Imam Mahdi, yaitu:

  • Berasal dari keturunan keluarga Nabi Muhammad SAW.
  • Ia akan menguasai bangsa Arab atau seluruh dunia Islam menurut sebagian penafsiran.
  • Namanya sesuai dengan nama Rasulullah dan ayahnya. Artinya namanya kemungkinan adalah Muhammad bin Abdullah.
  • Berkening lebar
  • Berhidung panjang dan mancung.

Kondisi Dunia Ketika Dipimpin Imam Mahdi

Imam Mahdi dipercaya sebagai juru selamat. Sebab, pada masa kepemimpinannya ketidakadilan di dunia akan sirna.

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَرْوَانَ الْعُقَيْلِيُّ حَدَّثَنَا عُمَارَةُ بْنُ أَبِي حَفْصَةَ عَنْ زَيْدٍ الْعَمِّيِّ عَنْ أَبِي صِدِّيقٍ النَّاجِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَكُونُ فِي أُمَّتِي الْمَهْدِيُّ إِنْ قُصِرَ فَسَبْعٌ وَإِلَّا فَتِسْعٌ فَتَنْعَمُ فِيهِ أُمَّتِي نِعْمَةً لَمْ يَنْعَمُوا مِثْلَهَا قَطُّ تُؤْتَى أُكُلَهَا وَلَا تَدَّخِرُ مِنْهُمْ شَيْئًا وَالْمَالُ يَوْمَئِذٍ كُدُوسٌ فَيَقُومُ الرَّجُلُ فَيَقُولُ يَا مَهْدِيُّ أَعْطِنِي فَيَقُولُ خُذْ

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al Jahdlami telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Marwan Al ‘Uqaili telah menceritakan kepada kami ‘Umarah bin Abu Hafshah dari Zaid Al ‘Ammi dari Abu Shidiq An Naji dari Abu Sa’id Al Khudri, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Akan ada pada ummatku Al Mahdi, jika dipendekkan (hidupnya bersama kalian) maka menjadi tujuh (tahun), dan jika tidak maka menjadi sembilan (Tahun). Lantas ummatku akan mendapatkan kenikmatan yang belum pernah mereka rasakan sama sekali (sebelumnya). Akan diberikan makanannya, maka janganlah kalian menyimpannya sedikitpun. Dan harta benda pada hari itu begitu melimpah, lalu ada seorang laki-laki berdiri sambil berkata, ‘Wahai Al Mahdi, berilah aku.’ Ia menjawab, ‘Ambillah’.” (Hadits Sunan Ibnu Majah No. 4073 – Kitab Fitnah)

Tanda Kemunculan Imam Mahdi

Kemunculan Imam Mahdi akan didahului oleh beberapa tanda-tanda sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadits:

1. Muncul Saat Tampak Kerusakan di Bumi

Imam Mahdi akan muncul menjelang hari akhir. Namun sebelum kiamat, bumi akan diguncang oleh serangkaian musibah seperti bencana alam, peperangan, dan lain sebagainya. Di saat itulah Imam Mahdi diyakini akan muncul.
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR. Ahmad).

2. Muncul di Madinah Setelah Kematian Seorang Pemimpin

Rasulullah bersabda: “Akan terjadi suatu perselisihan ketika wafatnya seorang khalifah. Maka keluarlah seorang laki-laki dari penduduk Madinah dan ia lari ke Mekah. Lalu datanglah kepadanya orang-orang yang berasal dari penduduk Mekah, dan mereka membawa laki-laki itu dengan paksa kemudian membai’atnya antara sudut Kakbah dengan maqam Ibrahim.” (Riwayat Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah. Riwayat Ibn Abi Syaibah dan Thabrani dalam Al Ausath)
Hadis tersebut menerangkan bahwa waktu kemunculan Al-Mahdi adalah pada masa kematian seorang khalifah. Maka orang-orang pun membai’at Al-Mahdi pada waktu itu.

3. Imam Mahdi datang setelah munculnya Dajal

Pada beberapa riwayat menerangkan bahwa Imam Mahdi datang setelah Dajal datang ke bumi. Dajjal adalah manusia keturunan Adam A.S. yang memiliki kekuatan luar biasa. Dajjal mengacaukan manusia dan menyebarkan fitnah kecuali kota Mekkah dan Madinan yang tidak bisa dimasuki.

4. Diikuti dengan turunnya Nabi Isa A.S

Setelah Imam Mahdi datang ke bumi maka diikuti oleh munculnya Nabi Isa AS. Imam Mahdi dan Nabi Isa AS akan perang melawan kedzaliman yang dilakukan Dajjal. Allah telah menjajinkan kemenangan terhadap Imam Mahdi dan Nabi Isa AS, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis berikut:

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ عَنْ نَافِعِ بْنِ عُتْبَةَ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ قَالَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْمٌ مِنْ قِبَلِ الْمَغْرِبِ عَلَيْهِمْ ثِيَابُ الصُّوفِ فَوَافَقُوهُ عِنْدَ أَكَمَةٍ فَإِنَّهُمْ لَقِيَامٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاعِدٌ قَالَ فَقَالَتْ لِي نَفْسِي ائْتِهِمْ فَقُمْ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَهُ لَا يَغْتَالُونَهُ قَالَ ثُمَّ قُلْتُ لَعَلَّهُ نَجِيٌّ مَعَهُمْ فَأَتَيْتُهُمْ فَقُمْتُ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَهُ قَالَ فَحَفِظْتُ مِنْهُ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ أَعُدُّهُنَّ فِي يَدِي قَالَ تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ قَالَ فَقَالَ نَافِعٌ يَا جَابِرُ لَا نَرَى الدَّجَّالَ يَخْرُجُ حَتَّى تُفْتَحَ الرُّومُ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Jarir dari Abdulmalik bin Umair dari Jabir bin Samurah dari Nafi’ bin Utbah berkata: Kami bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dalam suatu peperangan. Ia berkata: Suatu kaum mendatangi nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam dari maghrib, mereka mengenakan baju wool, mereka menemui beliau didekat suatu bukit. Mereka berdiri sementara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam duduk. Ia (Nafi’) berkata: Hatiku berkata: Datangilah mereka dan berdirilah diantara mereka dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam agar mereka tidak menyerang beliau lalu aku berkata: Mungkin beliau berbicara lirih dengan mereka. Aku mendatangi mereka lalu aku berdiri diantara mereka dan beliau. Aku menghafal empat kalimat dari beliau, aku menghitungnya dengan tanganku. Beliau bersabda: “Kalian akan memerangi jazirah arab lalu Allah menaklukkannya, setelah itu Persia lalu Allah menaklukkannya, kemudian kalian memerangi Romawi lalu Allah menaklukkannya, selanjutnya kalian memerangi Dajjal lalu Allah menaklukkannya.” Kemudian Nafi’ berkata: Hai Jabir, kami tidak berpendapat Dajjal muncul hingga Romawi ditaklukkan.(Hadits Shahih Muslim No. 5161 – Kitab Fitnah dan tanda kiamat)
(RED/Ikhwan)

Bagikan:

Redaksi

Hobi Menulis dan berbagi informasi